31 Juli, 2009

Seputar Kita

Manatan karyawan PT.DI
Sang Pejuang Komposter
Seorang yang low profil dengan wajah mirip artis India itu sehari-hari dia aktif sebagai pengurus RW o7 Komp. Riung Bandung karena perawakannya yang ramping dengan panggilan akrabnya oetay itu orangnya sangat ambisius dalam semua rancangan program yang diadakan oleh Pemerintah Daerah setempat pergaulannya itu yang membawa seorang Muchtar (51 th) terjun dibidang komposter ini. dengan ambisiusnya yang tinggi dia berucap.
" ada atau nggak ada dana bantuan dari pemerintah setempat saya akan terus membangun ide kreatif ini " ujar mantan Karyawan teladan PT.DI ini
Berhubung fungsi dan manfaat dari Komposter ini sangat banyak maka Muchtar bercita-cita ingin mengadakan sosialisasi ke masyarakat sekitar Komp. Riung Bandung. Adapun alat yang digunakannya relatif sederhana sekali dengan bermodalkan kocek sebesar Rp150.000 masyarakat dapat memilikinya. Adapun manfaatkan alat itu sebagai bak sampah yang memiliki dwifungsi yang dihasilkan yaitu berupa cairan organik yang digunakan untuk pupuk tanaman hias dan limbah dapur yang selama ini menjadi problem dikalangan ibu-ibu rumah tangga.
Kepada Pripost Muchtar mengatakan dengan alat yang telah dimodifikasinya masyarakat bisa lebih proaktif dalam menggunakan komposter ini. Mengingat selama ini sampah selalu menjadi problem Pemerintah. Kepada pripost pun Mucktar mengeluhkan persoalan sosialisai ke masyarakat yang mengalami banyak kendala.
Ketika disinggung soal dana kucuran Pemerintah Muctar mengatakan selama ini pihaknya dalam membuat tong komposter ini adalah dengan merogoh koceknya sendiri.
" Selama ini Pemerintah setempat belum ada tanggapan kalau untuk soal dana " aku muctar si pemiliki 4 dara cantik ini.(dinar herdiana/Pripost)



0 komentar:

Posting Komentar